Pengaruh Akuntansi Forensik, Audit Investigatif, Professional Judgment, dan Whistleblower terhadap Pengungkapan Fraud

Authors

  • Aris Dianto Universitas Sangga Buana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jan.v1i2.7

Keywords:

Tingkat Kemandirian, Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Akuntansi, Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari empat faktor utama, yaitu Akuntansi Forensik, Audit Investigasi, Professional Judgment, dan Whistleblower terhadap tingkat pengungkapan kasus kecurangan (fraud) pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dalam konteks praktik akuntansi dan audit. Keberadaan kecurangan dalam laporan keuangan perusahaan memiliki implikasi serius terhadap integritas pasar keuangan dan kepercayaan investor. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil pendekatan yang komprehensif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemungkinan pengungkapan fraud. Metode penelitian ini melibatkan tinjauan pustaka yang mendalam untuk memahami konsep dan dampak dari Akuntansi Forensik, Audit Investigasi, Professional Judgment, dan Whistleblower terhadap pengungkapan fraud. Selanjutnya, penelitian ini akan menggunakan pendekatan empiris dengan mengumpulkan data dari responden yang terlibat dalam praktik akuntansi dan audit, seperti auditor, akuntan forensik, dan profesional terkait yang ada pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana faktor-faktor ini berkontribusi terhadap pengungkapan fraud. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup peningkatan pemahaman tentang pentingnya penerapan Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi dalam mendeteksi dan mencegah fraud. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran Professional Judgment dalam proses audit, serta memperkuat peran Whistleblower sebagai sumber informasi yang berharga dalam mengungkapkan tindakan kecurangan

References

ACFE.Inc. (2018). Report to the Nations: Global Study On Occupational Fraud and Abuse. Association of Certified Fraud Examiner,Inc.

ACFE. (2018). Survai Fraud Indonesia 2016. Association of Certified Fraud Examiners Indonesia Chapter.

Alao, Adenlyl A. 2016. “Forensic Auditing and Financial Fraud in Nigerian Deposit Money Banks (DMBs)”. European Journal of Accounting, Auditing and Finance Research, 4(8): 1-19

Anshari, Ridha dan Hendarjatno. 2014. “Perbedaan Persepsi Risiko Audit, Materialitas Dan Kualitas Audit Sebelum Dan Sesudah Implementasi Ketentuan Pidana UU No. 5 Tahun 2011 Tentang Akuntan Publik (Studi Persepsi Pada Kantor Akuntan Publik Surabaya)”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Tahun XXIV No. 2.

Dewi, Ni Wayan Puspita dan I Wayan Ramantha. 2016. “Profesionalisme Sebagai Pemoderasi Pengaruh Kemampuan Investigatif pada Pembuktian Kecurangan oleh Auditor”. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 15(2); 1029-1055.

Dharmawan, Nyoman Ari Surya. 2013. “Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual pada Profesionalisme Kerja Auditor”. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika (JINAH), 2(2); 837- 853.

Eliza, Yuliana. 2015. “Pengaruh Moralitas Individu dan Pengendalian Internal terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Studi Empiris pada SKPD di Kota Padang)”. Jurnal Akuntansi, 4(1): 86-100.

Eze, Nwosu M. 2015. “Forensic Auditing and Financial Accounting in Nigeria: An Assessment”. SSRG International Journal of Economics and Management Studies (SSRG-IJEMS), 2(4); 6-12.

Fauzan, Isam Ahmad, Pupung Purnamasari dan Hendra Gunawan. 2015. “Pengaruh Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pengungkapan Fraud”. Prosiding Akuntansi. 456-465.

Fuadah, Lukluk, dan Anton Arisman. 2012. “The Importance of Forensic Auditing to Combat Fraud in Indonesia”. Artikel

Ghozali, Imam. 2013. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”.Semarang : Badan Penerbit Undip.

Downloads

Published

2023-08-24

How to Cite

Dianto, A. (2023). Pengaruh Akuntansi Forensik, Audit Investigatif, Professional Judgment, dan Whistleblower terhadap Pengungkapan Fraud . Jurnal Akuntansi Neraca, 1(2), 11–23. https://doi.org/10.59837/jan.v1i2.7

Issue

Section

Articles